Solidaritas untuk Korban Erupsi Semeru, NU Sumenep Galang Dana

Sumenep – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep bersama Lembaga dan Badan Otonom (Banom) turun jalan melakukan penggalangan dana untuk korban erupsi Gunung Semeru, Selasa pagi, 7 Desember 2021.
Dana yang terkumpul tersebut nanti akan diserahkan langsung kepada pihak penerima di Kabupaten Lumajang oleh NU-Care Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Sumenep.
“Konsolidasi keummatan merupakan tradisi yang diajarkan di kita. Ketika ada saudara yang kena musibah, maka kewajiban kita untuk memperhatikan,” kata Ketua PCNU Sumenep KH A Pandji Taufiq, usai melepas pasukan penggalang dana.
Saat yang sama, KH A Pandji Taufiq juga menerima penyerahan dana secara simbolik sebesar Rp 21.911.400 dari Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan (KSPP) Syariah Baitul Maal Wa at-Tamwil Nahdlatul Ulama (BMT NU) Sumenep.
Kiai Pandji menegaskan, konsolidasi keummatan tersebut tidak hanya dilakukan sebatas untuk korban erupsi Gunung Semeru, melainkan juga untuk warga lainnya yang tengah mendapat musibah.
“Tentunya bukan hanya di Semeru. Harapannya setiap ada musibah yang menimpa saudara kita, kita seharusnya sudah begitu. Dan ini sudah menjadi tradisi di kita sebenarnya,” tegasnya.
Kiai Pandji menambahkan, pihaknya sengaja melibatkan dan menggandeng semua elemen di struktur NU, baik lembaga maupun banom, mulai dari Muslimat, Fatayat, GP Ansor, IPNU-IPPNU, dan PMII, untuk lebih menguatkan sinergitas.
“Semua terlibat. Bahkan juga dari unsur MWCNU secara serentak melakukan hal yang sama di berbagai titik, di wilayahnya masing-masing,” tandasnya.
Aksi penggalangan dana direncanakan akan dilangsungkan setiap hari hingga Ahad, 12 Desember 2021.
Ketua NU Care LAZISNU Sumenep Kiai Quraisyi mengatakan, pihaknya telah membagi tim untuk terjun ke delapan titik di wilayah kota.
“Saat ini sudah kita terjunkan tim ke delapan titik yang tersebar di wilayah strategis kota. Seperti di lampu merah, di pasar, dan lainnya,” ujarnya.
Ia berharap, aksi empati penggalangan dana untuk korban erupsi Gunung Semeru dapat menjadi momentum menjalin kebersamaan, kebangkitan, untuk mewujudkan gerakan kolektif di tubuh NU.
Selain itu, juga untuk meringankan beban hidup yang diderita para korban di daerah rawan bencana itu.
“Karena penderitaan warga Lumajang adalah bagian dari kita, maka saatnya untuk berbagi. Membantu meringankan beban mereka,” pungkasnya. (red)