Ra Syafik Nilai Meninggalnya Gus Zaki Hilangnya Pemimpin NU Masa Depan

KH HM Syafik Rofii, pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Bujahan Bangkalan (santrinews.com/istimewa)

Bangkalan – Meninggalnya KH Ahmad Zaki Hadziq atau Gus Zaki pada Rabu 1 Juli 2020 malam lalu menyisakan kesedihan di kalangan Nahdliyyin.

Lebih-lebih bagi pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Bujahan Bangkalan, KH HM Syafik Rofi’i.

“Saya sedih kepergian Gus Zaki,” kata Ra Syafik kepada SantriNews, Senin 13 Juli 2020.

Ra Syafik menilai Gus Zaki adalah sosok yang baik, alim cerdas dan santun.

“Saya mengetahui beliau adalah orang yang cerdas, berilmu dan punya wawasan luas,” tambah Wakil Ketua Dewas Syuro PKB Jatim ini.

Karena itulah, alumni Pondok Pesantren Tebuireng ini menilai meninggalnya Gus Zaki sebagai hilangnya salah satu pemimpin NU masa depan.

“Sempat berfikir inilah masa depan NU apalagi cucu Hadratussyaikh KH Hasyim Asyari,” pungkasnya.

Gus Zaki meninggal pada usia 48 tahun. Ia adalah ketua Pimpinan Wilayah Rabithah Ma’ahad Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU) Jawa Timur. (ubaid)

Terkait

Akhbar Lainnya

SantriNews Network