Mahasiswa STITA Sumenep Latih Pelaku Home Industri Gula Siwalan Jangkau Pasar Internasional

Sumenep – Dalam rangka merealisasikan salah satu program Kuliah Kerja Nyata (KKN), Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Aqidah Usymuni (STITA) Sumenep adakan workshop di Balai Desa Aeng Merah, Kecamatan Batuputih, Sumenep. Kegiatan berlangsung pada 16-17 Maret 2021.

Pelatihan tersebut mengangkat tema “Inovasi dan Strategi Pemasaran Gula Merah dalam Upaya Meningkatkan Daya Perekonomian Masyarakat Aeng Merah”.

Sejumlah masyarakat, utamanya pelaku usaha gula merah hadir dalam acara yang digagas mahasiswa KKN STIT Aqidah Usymuni posko I itu. Acara disambut baik oleh Ridawi selaku PJ Kepala Desa Aeng Merah.

“Acara ini dalam rangka memberikan inovasi kepada pelaku usaha gula merah, agar gula merah merambah pasar yang lebih luas,” jelas Khairun Nisak selaku ketua Panitia.

Nisak menjelaskan inovasi yang diusulkan terkait bentuk dari gula merah. Menurutnya, selama ini masyarakat Aeng Merah memasarkan produk gula merah dengan bentuk yang biasa-biasa saja. Hingga melalui workshop tersebut dapat memberikan ide bentuk lebih kreatif dan menarik.

“Dengan bentuk inovatif, nantinya gula merah juga bisa menjangkau market-market luar dan bisa menyasar konsumen internasional,” tambahnya.

Tak hanya itu, masyarakat juga dibekali dengan materi tentang strategi pemasaran khusus gula merah. Materi disampaikan oleh Miftahul Anwar m, A. Ma. C.TI. C.FO. salah satu praktisi digital marketing sekaligus founder Yayasan Mahakarya Anak Bangsa (MAB).

“Perwakilan dari anak-anak KKN juga memberikan materi dalam workshop ini, dan kami mendamping 5 pengrajin gula siwalan,” pungkas Khairun Nisak santri Pondok Pesantren Aqidah Usymuni itu. (rif)

Terkait

AKHBAR Lainnya

SantriNews Network