Muhammad Rafsanjani: Alumni PKN XV PMII Mampu Tingkatkan Kapasitas Diri

Penutupan Kegiatan Pelatihan Kader Nasional (PKN) XV Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMI) (santrinews.com/istimewa)

Jakarta – Pelatihan Kader Nasional (PKN) XV Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) resmi ditutup pada Ahad, 5 Maret 2023. Penutupan dihadiri 56 kader PMII dari seluruh Indonesia.

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) Muhammad Rafsanjani mengingat agar alumni PKN XV PB PMII mampu meningkatkan kapasitas diri melalui pengembangan soft skill dan hard skill.

“Pengabdian kepada bangsa dan negara ini membutuhkan keterampilan khusus yang dapat mempercepat majunya bangsa Indonesia,” kata Rafsan dalam sambutannya.

Rafsan menambahkan, kader PMII di seluruh Indonesia perlu memetakan ulang apa yang menjadi kebutuhan fundamental bangsa ini. Setelah memetakan peluang dan tantanganya apa, barulah kader-kader PMII bersiap turut serta bersaing bersama organisasi lain dalam konteks mengisi ruang-ruang strategis yang tersedia.

“Apa yang saya sampaikan ini sebagai komitmen PMII dalam menciptakan SDM unggul,” tambahnya.

Rafsan menegaskan, PMII harus serius mengelola kapasitas kader. Hal iitu menurutnya telah dicontohkan Rasulullah saw pada saat menjadi pemimpin Madinah.

“Saat itu Nabi Muhammad saw memilih orang-orang di pemerintahannya bukan karena latar belakang atau unsur kedekatan, melainkan melihat kemampuan yang dimiliki oleh orang-orang tersebut,” tegasnya.

Sekadar informasi, pelaksanaan PKN XV PB PMII dimulai sejak 1 Maret 2023-5 Maret 2023. Pelatihan berlangsung di Balai Besar Pengembangan Pelatihan Masyarakat, Ciracas, Jakarta Timur. PKN XV mengusung tema “Berkhidmat pada Organisasi, Bergerak untuk Ibu Pertiwi”.

Selama lima hari, peserta PKN yang berasal dari seluruh Indonesia diberikan materi-materi khusus yang berkaitan dengan kebangsaan, keislaman, ke PMII-an, dan isu-isu global. (red)

Terkait

NASIONAL Lainnya

SantriNews Network