Gus Muwafiq: Obat Hati Berkumpul dengan Orang Shaleh

KH Ahmad Muwafiq (Gus Muwafiq) saat menyampaikan mauidhah hasanah di Haul Akbar Muassis dan Harlah ke-173 Pondok Pesantren Fauzan, Garut, Jawa Barat (santrinews.com/istimewa)

Jakarta – Penceramah kondang KH Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq menjelaskan, bahwa salah obat hati adalah berkumpul dengan orang-orang shaleh.

“Orang shaleh itu seperti power bank yang tidak pernah berhenti dicas secara virtual oleh orang seluruh dunia,” kata Gus Muwafiq.

Hal ini disampaikan Gus Muwafiq saat mengisi mauidhah hasanah di Haul Akbar Muassis dan Harlah ke-173 Pondok Pesantren Fauzan, Garut, Jawa Barat dan disiarkan langsung melalui TVNU, Sabtu, 25 Februari 2023.

“Enak jadi orang beriman dan shaleh itu. Selain dirinya sendiri berdoa, dia didoakan oleh orang seluruh dunia. Orang shaleh itu pasti didoakan seluruh dunia, karena setiap shalat pasti ‘wa’ala ibadillahi shalihin’,” jelas Gus Muwafiq.

Menurut Gus Muwafiq, yang menjadikan orang-orang shaleh selalu berada pada derajat yang mulia meski kondisi fisiknya yang terus menurun seiring bertambahnya usia.

Kiai kelahiran Lamongan, 2 Maret 1974 silam itu juga mengungkapkan bahwa kebaikan yang dimiliki orang shaleh senantiasa terpancar kepada orang terdekat dan pengikutnya.

Bahkan, sambung dia, keluarga inti dari orang shaleh, anak misalnya, pun berhak mendapatkan perilaku yang baik karena keshalehan orang tuanya.

“Makanya kiai-kiai punya anak dihargai orang karena anak orang shaleh,” ucap kiai yang pernah menjadi asisten pribadi KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur ketika menjabat presiden RI.

Ia kemudian menyampaikan kemuliaan yang dimiliki orang shaleh ini dijelaskan dalam Al-Quran. “Makanya orang shaleh ini kebaikannya harus dipancarkan. Karena keshalehan bisa menghasilkan pancaran yang besar,” kata kiai yang memiliki gaya rambut gondrong ikonik itu.

Pancaran kebaikan orang saleh tersebut, dinilai Gus Muwafiq yang membuat orang shaleh selalu mengingatkan dan mengajak serta orang lain untuk melakukan kebaikan dan mendulang ridha Allah swt.

“Orang shaleh itu kalau melakukan sesuatu nggak mau sendiri, tapi ingin kesalehan itu dinikmati banyak orang,” terang Gus Muwafiq.

Oleh karean, sambung dia, orang shaleh di Indonesia berdoa saja tidak mau sendiri, tapi berdoa bersama-sama.

“Akhirnya barokahnya ini dirasakan semua orang. Makanya orang shaleh di Indonesia ini indah,” tutupnya. (red)

Terkait

NASIONAL Lainnya

SantriNews Network