108 Hotel di Makkah Jadi Tempat Tinggal Jamaah Haji Asal Indonesia

108 hotel di Makkah jadi tempat tinggal jamaah haji asal Indonesia (santrinews.com/istimewa)

Jakarta – Sebanyak 108 hotel di Makkah akan menjadi tempat tinggal jamaah haji asal Indonesia. Hotel ini terbagi dalam 11 sektor dan 1 sektor khusus Masjidil Haram. Jarak terdekat dari hotel ke Masjidil Hatam sekitar 850 meter, sedang jarak terjauh sekitar 4.300 meter.

Akomodasi jamaah selama di Makkah ini minimal setara dengan hotel bintang tiga. Bahkan, ada banyak juga yang setara hotel bintang empat dan lima. Hotel ini akan mulai ditempati seiring kedatangan para jamaah di Kota Makkah pada 2 Juni 2023.

Akomodasi jamaah Indonesia ini tersebar di lima wilayah yaitu: Mahbas Jin (17 hotel), Jarwal (10), Raudlah (15), Misfalah (26), dan Syisyah (40).

Dari hotel-hotel yang telah disiapkan, ada 11 hotel yang telah disiapkan menjadi kantor sektor. Hotel tersebut adalah Arkan Bakkah (Sektor 1, Mahbaz Jin), Al Multazam Hotel (Sektor 2, Mahbaz Jin), Vivian Hotel (Sektor 3, Syisah), Tsarawat At Taqwa (Sektor 4, Syisah), Raj Syisah (Sektor 5, Syisah).

Kemudian Shafwat as-Syuruq (Sektor 6, Raudlah), Afaq Al Masyaer (Sektor 7, Raudlah), Kiswah (Sektor 8, Jarwal), Wihdah Al Mutamayyiz (Sektor 9, Jarwal), Manazilul Hurr (Sektor 10, Misfalah), dan Park Regis (Sektor 11, Misfalah).

Ketua PPIH Arab Saudi Subhan Cholid menjelaskan bahwa Direktur Jenderal Penyelenggaran Haji dan Umrah Kementerian Agama telah menerbitkan keputusan tentang Penempatan Akomodasi Jamaah Haji Indonesia di Makkah dan Madinah 1444 H/2023 M. Penempatan itu didasarkan pada sebaran embarkasi.

PPIH Arab Saudi telah siapkan Bus Shalawat untuk mengantar jamaah ke Masjidil Haram, pergi dan pulang. Bus Salawat ini akan beroperasi selama 24 jam,” katanya, Sabtu, 27 Mei 2023.

Berikut sebaran per provinsi untuk hotel jamaah di Makkah:

1. Embarkasi Jakarta – Bekasi (JKS). Jamaah asal Jawa Barat di wilayah Mahbas Jin

2. Embarkasi Kertajati (KJT). Jamaah asal Jawa Barat di wilayah Mahbas Jin dan Syisyah

3. Embarkasi Makassar (UPG). Jamaah asal Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat di wilayah Syisyah

4. Embarkasi Batam (BTH). Jamaah asal Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, dan Jambi di wilayah Syisyah

5. Embarkasi Banjarmasin (BDJ). Jamaah asal Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah di wilayah Syisyah

6. Embarkasi Palembang (PLM). Jamaah asal Sumatera Selatan dan Bangka Belitung di wilayah Syisyah

7. Embarkasi Surabaya (SUB). Jamaah asal Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Timur di wilayah Syisyah dan Raudhah

8. Embarkasi Solo (SOC). Jamaah asal Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta di wilayah Raudhah dan Misfalah

9. Embarkasi Aceh (BTJ). Jamaah asal Aceh di wilayah Jarwal

10. Embarkasi Medan (KNO). Jamaah asal Sumatera Utara di wilayah Jarwal

11. Embarkasi Padang (PDG). Jamaah asal Sumatera Barat dan Bengkulu di wilayah Jarwal

12. Embarkasi Jakarta – Pondok Gede (JKG). Jamaah asal DKI Jakarta, Banten, dan Lampung di wilayah Jarwal

13. Embarkasi Balikpapan (BPN). Jamaah asal Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Utara di wilayah Jarwal

14. Embarkasi Lombok (LOP). Jamaah asal Nusa Tenggara Barat di Misfalah (nu/red)

Terkait

NASIONAL Lainnya

SantriNews Network