Permainan Bola Huruf di TK Nurul Horiyah, Ikhtiar Tingkatkan Kemampuan Bahasa Anak

Siswi TK Nurul Horiyah Batuan Sumenep

Tujuan pendidikan anak usia dini adalah untuk membantu pertumbuhan dan semua aspek perkembangan anak. Ada banyak aspek perkembangan anak, termasuk perkembangan kognitif, nilai agama dan moral, bahasa, sosial emosional, seni, dan perkembangan fisik dan motorik.

Kegiatan di lembaga pendidikan anak usia dini harus dilakukan secara menyeluruh sehingga anak dapat memaksimalkan potensi mereka untuk mempersiapkan mereka untuk proses pendidikan di masa mendatang.

Perkembangan bahasa pada anak usia dini dapat dikembangkan sejak usia prasekolah untuk memberi stimulus dan keterampilan agar bisa berbahasa dan berkomunikasi dengan baik kepada orang-orang di sekitarnya.

Untuk itu, perlu motivasi dan dukungan orang di sekitarnya terutama anggota keluarga untuk ikut terlibat dalam mengembangkan kemampuan bahasa anak. Sehingga dalam usia ini sangat diperlukan bantuan dari orang tua dan guru untuk memahami karakteristik anak agar dapat mengoptimalkan potensi yang dimilikinya.

Pendidikan anak di usia dini pada dasarnya meliputi semua tindakan dan upaya yang telah dikakukan oleh guru dan orang tua dalam proses pelaksanaan pendidikan, pengasuhan dan pendidikan pada anak.

Itu diwujudkan dengan menciptakan karakter anak dalam lingkungan dimana anak dapat mengeksplorasi pengalaman yang dialaminya sehingga memberikan ruang gerak bagi anak dalam mengekspresikannya.

Tak kalah penting memberikan kesempatan padanya untuk mengetahui dan memahami pengalaman belajar yang diprolehnya dari lingkungan dengan cara mengamati dan meniru serta dapat berlangsung secara berulang-ulang yang melibatkan seluruh potensi dan kecerdasan anak

Salah satu upaya mengembangkan kemampuan bahasa anak adalah dengan mengenalkan mereka pada bentuk, simbol dan bunyi huruf. Dalam melaksanakan hal tersebut tentu membutuhkan strategi dan media yang menarik sehingga dapat memotivasi anak untuk aktif berpartisipasi mengikuti kegiatan. Menggunakan permainan bola huruf dapat meningkatkan kemampuan kelompok B dalam mengenal huruf.

Hal tersebut juga diterapkan di TK Nurul Horiyah Desa Torbang Kecamatan Batuan Kabupaten Sumenep. Guru bekerja sama dengan wali murid untuk memfasilitasi kebutuhan permainan seperti bola warna-warni yang bertuliskan huruf dan kotak sebagai wadah huruf terdiri dari kotak persegi empat untuk tempat bola huruf acak dan kotak persegi panjang untuk merangkai bola huruf menjadi kata.

Cara bermainnya anak diminta untuk mengambil kartu huruf lalu mengambil bola huruf yang sesuai dan dimasukkan ke kotak persegi. Untuk mengenalkan cara merangkai huruf menjadi kata, anak diminta untuk mengambil kartu kata lalu mengambil bola huruf yang sesuai dan menyusunnya pada kotak panjang sesuai urutan huruf pada kartu kata.

Permainan ini bisa dilakukan secara personal atau berkelompok sehingga dapat melatih siswa untuk terbiasa bekerjasama sebagai upaya penanaman karakter 4C (Communication, Collaboration, Creativity and Critical Thinking) sebagai kompetensi abad 21 yang harus dimiliki. Permainan juga bisa dikemas dalam bentuk lomba untuk lebih memotivasi anak.

Terbukti anak-anak di TK Nurul Horiyah antusias mengikuti permainan tersebut sehingga dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam mengenal bentuk simbol dan bunyi huruf. (red)

Aini, Guru TK Nurul Horiyah, Batuan Sumenep.

Terkait

Kolom Lainnya

SantriNews Network