Rekomendasi 5 Pengenalan Profesi Era Internet untuk Anak PAUD dan TK

Ilustrasi anak belajar menjadi fotografer (santrinews.com/pixionet)

Mengenalkan berbagai jenis profesi kepada anak sejak usia PAUD dan TK adalah hal penting bagi tumbuh kembang mereka. Terutama memperkenalkan profesi baru yang lahir pasca era internet ini.

Peran orang tua di rumah tak kalah penting mengenalkan anak ke berbagai profesi serta pekerjaan yang biasa dilakukan banyak orang. Pengenalan profesi ini juga untuk mengajari anak bahwa ada banyak profesi yang bisa dijadikan cita-cita di masa mendatang, sesuai kesukaan dan minatnya.

Mengenalkan aneka profesi pada anak akan juga bisa memberi memotivasi untuk berusaha mengejar cita-citanya tersebut.

Bagaimana Cara Mengenalkan Profesi pada Anak?

Cara mengenalkan profesi pada anak bisa melalui dongen, bercerita, atau membaca buku berisi aneka profesi. Manfaatnya adalah anak bisa membangun imajinasi yang lebih maju setelah mengetahui banyak jenis pekerjaan.

Cara lain adalah dengan mengajak anak berkunjung langsung ke instansi terkait. Misal dokter di rumah sakit, kepala daerah di kantor pemerintahan, jurnalis ke kantor Pers, youtuber, fotografer atau kreator ke studionya.

Nah, Santrinews memiliki beberapa rekomendasi yang bisa dikenalkan kepada anak, terutama profesi yang banyak bermuculan di era milenial. Apa saja?

1.Youtuber

Youtuber adalah seseorang yang memproduksi dan mengunggah konten video ke platform YouTube. Konten yang diunggah dapat berupa video yang menghibur, mendidik, atau menginformasikan, dan biasanya mencakup topik tertentu yang diminati oleh audiens mereka. Youtuber biasanya memiliki channel atau saluran YouTube yang berisi kumpulan video, dan mereka dapat membangun pengikut atau komunitas penggemar yang aktif dan terlibat dengan konten mereka. Youtuber juga dapat menghasilkan pendapatan melalui iklan, sponsor, atau penjualan produk atau layanan mereka.

2. Fotografer

Hidup di era teknologi serba canggih, tentu membuat profesi fotografer menjadi yang banyak digandrumi. Pekerjaan fotografer sendiri merupakan sebuah hobi yang menjadi profesi. Ketika sejak kecil sang anak mulai tertarik akan dunia foto, maka kemampuan anak bisa dinia untuk menggeluti profesi fotografer secara profesional.

Tak hanya soal hobi, menjadi seorang fotografer juga membutuhkan rasa peka dan insting yang tinggi untuk menentukan angle dan timing yang sesuai dalam proses pengambilan gambar. Seorang fotografer juga harus memahami pengaturan pada fitur-fitur kamera untuk mendapat hasil jepretan yang maksimal.

3. Analyst Data

Analyst data atau ahli analisis data adalah seseorang yang bertanggung jawab untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasikan data untuk membantu organisasi atau perusahaan dalam membuat keputusan bisnis yang lebih baik. Tugas seorang analyst data biasanya meliputi:

1. Mengumpulkan data dari berbagai sumber, seperti basis data, aplikasi perangkat lunak, dan perangkat sensor.
2. Membersihkan dan memproses data untuk memastikan data yang dikumpulkan akurat dan terstruktur dengan baik.
3. Menganalisis data menggunakan teknik statistik, matematika, dan pemrograman untuk mendapatkan wawasan dan mengidentifikasi pola dalam data.
4. Menghasilkan laporan, grafik, dan visualisasi data yang dapat dipahami oleh manajemen dan pemangku kepentingan lainnya.
5. Memberikan rekomendasi berdasarkan analisis data yang dilakukan, termasuk peluang bisnis, kebijakan operasional, dan strategi pemasaran.

Ahli analisis data dapat bekerja di berbagai jenis organisasi, seperti perusahaan teknologi, perusahaan perbankan, organisasi nirlaba, atau lembaga pemerintah. Mereka biasanya memiliki latar belakang pendidikan dalam bidang matematika, statistik, ilmu komputer, atau bidang terkait lainnya.

4. Profesi Jurnalis

Jurnalis adalah orang yang bekerja dalam industri media dan bertanggung jawab untuk menyampaikan informasi dan berita ke publik. Tugas utama jurnalis adalah mengumpulkan informasi, melakukan wawancara, menyelidiki fakta, dan menulis atau menyampaikan laporan berita dengan cara yang objektif dan akurat.

Jurnalis dapat bekerja di berbagai media, termasuk koran, majalah, televisi, radio, dan situs web berita. Ada juga jurnalis lepas atau freelance yang bekerja untuk beberapa klien atau media tanpa ikatan kerja tetap.

Jurnalis dapat mengkhususkan diri dalam bidang tertentu seperti politik, olahraga, bisnis, hiburan, atau topik khusus lainnya. Mereka juga dapat menjadi ahli dalam jenis jurnalisme tertentu, seperti jurnalisme investigasi, jurnalisme data, atau jurnalisme visual.

Saat melaksanakan tugas mereka, jurnalis diharapkan untuk bekerja sesuai dengan kode etik jurnalistik, termasuk prinsip kebenaran, integritas, independensi, dan akuntabilitas.

5.Profesi Animator

Animator adalah seniman visual yang menggunakan teknologi dan software komputer untuk menciptakan animasi dalam berbagai media, termasuk film, televisi, video game, iklan, dan media interaktif lainnya. Mereka menggunakan keterampilan dalam desain karakter, ilustrasi, dan pengembangan alur cerita untuk membuat karakter dan objek menjadi hidup dalam dunia digital.

Seorang animator biasanya bekerja di dalam tim produksi, dan tugasnya meliputi merancang konsep, membuat storyboard, mengembangkan karakter, dan membuat animasi. Mereka juga harus bekerja sama dengan tim lain seperti seniman visual, penulis, desainer suara, dan pengembang game untuk memastikan bahwa animasi yang dibuat sesuai dengan kebutuhan produksi.

Ada beberapa jenis animasi, termasuk animasi 2D, animasi 3D, stop-motion, dan animasi gerak henti. Seiring dengan kemajuan teknologi, animasi telah menjadi elemen penting dalam hampir semua bentuk media modern, termasuk film, televisi, video game, dan iklan online.

Untuk menjadi seorang animator, seseorang biasanya membutuhkan latar belakang pendidikan dalam seni, animasi, atau desain grafis. Keterampilan teknis dalam penggunaan perangkat lunak animasi, seperti Maya, Adobe Animate, atau Toon Boom Harmony, juga penting untuk berhasil dalam karir animator.

Demikian 5 profesi yang kini dipandang lebih keren oleh anak milenial di era internet ini. Beda dengan jaman 2000-an ke bawah yang banyak mendambakan jadi pekerja kantoran dinas di pemerintahan.

Jika kalian suka dan merasa bermanfaat dengan sajian konten Santrinews, jangan lupa share dan terus kunjungi konten-konten terupadate kami.

Terkait

HALAQAH Lainnya

SantriNews Network