Amalan untuk Meraih Keutamaan Malam Lailatul Qadar

Malam Lailatul Qadar (santrinews.com/rifqi)

UMAT Islam memercayai malam Lailatul Qadar bakal jatuh pada salah satu malam ganjil di 10 terakhir bulan Ramadhan. Malam yang dinantikan ini, menyimpan keutamaan tersendiri.

Namun, tepatnya tanggal berapa Lailatul Qadar jatuh setiap tahunnya tidak dapat dipastikan, karena Nabi Muhammad saw tidak memberikan informasi spesifik mengenai tanggal pasti malam Lailatul Qadar.

Namun, berdasarkan hadits dan riwayat yang ada, malam Lailatul Qadar diperkirakan jatuh pada salah satu malam ganjil di 10 terakhir bulan Ramadhan, seperti malam ke-21, ke-23, ke-25, ke-27, atau ke-29.

Oleh karena itu, bagi umat Islam yang ingin mendapatkan malam Lailatul Qadar disarankan untuk memperbanyak amalan dan ibadah di malam-malam tersebut agar tidak melewatkan malam istimewa ini.

Menurut sebuah hadits yang diriwayatkan Aisyah, Nabi Muhammad saw memerintahkan:

‎تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِيْ الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ

“Carilah Lailatul Qadar itu pada tanggal gasal dari sepuluh terakhir pada bulan Ramadhan,” (HR. Bukhari).

Hadits lain yang diriwayatkan Abu Dawud, menyebutkan bahwa Nabi Muhammad saw pernah ditanya tentang Lailatul Qadar. Beliau menjawab: “Lailatul Qadar ada pada setiap bulan Ramadhan,” (HR Abu Dawud).

Amalan untuk Meraih Malam Lailatul Qadar

Malam Lailatul Qadar dipercaya sebagai malam yang sangat istimewa dalam agama Islam. Malam ini diyakini sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan, dan banyak amalan yang bisa dilakukan untuk berjumpa dengan malam Lailatul Qadar.

Dalam sebuah artikel berjudul Amalan agar Mendapatkan Malam Lailatul Qadar, Profesor Muhammad Quraish Shihab mengungkapkan dua amalan agar seorang hamba bisa bertemu malam Lailatu Qadar. Penjelasan ini sebelumnya telah dimuat di laman NU Online.

1. Memperbanyak amal baik

Dalam QS Al Qadr ayat 4 disebutkan dalam malam lailatul qadar, malaikat turun. Ketika malaikat turun dan mengunjungi seseorang, malaikat senang dengan kebaikan, melingkupi kebaikan apa saja. Malaikat mendukung manusia yang berbuat baik.

Dengan demikian, melakukan kebaikan secara terus-menerus bisa mengantarkan manusia mendapatkan malam Lailatul Qadar. 

2. Menciptakan kedamaian

Menciptakan kedamaian yang dimaksud adalah dengan melakukan hal-hal sederhana namun bermanfaat bagi orang lain. Dan, itu termuat dalam QS Al Qadr ayat 5, yang berbunyi, di malam Lailatul Qadar ada kedamaian sampai fajar. 

Misalnya, ketika manusia naik bus, dan bertemu banyak orang, lalu hanya duduk diam, tidak menyapa samping kiri dan samping kanannya. 

Hal itu termasuk damai, tetapi damai pasif. Lain halnya dengan damai aktif yaitu ketika saling menyapa atau memberi sesuatu kepada orang lain dengan tujuan yang baik.

Hal ini merupakan prinsip kedamaian yang dapat mewujudkan kesejahteraan lahir dan batin seperti dijelaskan QS Al-Qadr ayat 5. Di saat itulah manusia mendapat malam kemuliaan, yaitu malam Lailatul Qadar. (nu/qi)

Terkait

HALAQAH Lainnya

SantriNews Network