Wisata Batu Canggah di Pulau Giliyang Sedot Wisatawan

Destinasi wisata Batu Canggah di Pulau Giliyang, Sumenep (SantriNews.com/mahrus)

SUMENEP – Kabupaten Sumenep, Madura, memiliki kekayaan destinasi wisata yang wisatawan bahkan dari luar negeri. Salah satunya, destinasi wisata Batu Canggah di Pulau Giliyang, Kecamatan Dungkek.

Batu Canggah dengan ukiran batu alami mempunyai pemandangan sangat eksotis dengan menampilkan hamparan lautan sangat indah.

Terlihat masyarakat antusias mendatangi lokasi tersebut meskipun ada catatan yakni berupa infrastruktur yang perlu dibenahi.

Destinasi wisata tersebut diberi nama wisata Canggah yang terletak di pulau Giliyang. Apalagi setelah memasuki area wisata tersebut langsung melihat view lautan yang sangat jernih.

Giliyang merupakan tempat dengan kadar oksigen terbaik Indonesia dan terbaik kedua di dunia setelah Laut Mati, Yordania. Tak salah jika pulau ini disebut sebagai Pulau Oksigen.

Dalam bahasa setempat ‘gili’ berarti pulau. Gili Iyang memiliki luas sebesar 9,15 km2 didiami oleh 7.832 jiwa yang menghuni dua desa, yakni Bancamara dan Banraas.

Salah satu pengunjung dari desa Kolor Sumenep Nia mengaku terkesima dengan pemandangan Batu Canggah yang view langsung dengan lautan.

“Sangat berkesan sekali ya wisata ini. Oksigennya dari pintu masuk hingga ke lokasi Batu Canggah terasa sejuk dan bikin betah,” kata Nia kepada media.

Ditambah lagi dengan pemandangan yang indah bisa melihat langsung laut lepas. Meskipun melalui perjalanan yang cukup jauh, dirinya mengaku tidak merasa kecewa.

“Pokoknya bagus sekali wisata disini. Rugi kalau tidak mampir ke Wisata Batu Canggah,” ujarnya

Ia mengaku rugi jika berlabuh ke Sumenep tetapi tidak menikmati wisata Batu Canggah di Pulau Oksigen Giliyang.

Kepala Disbudporapar Sumenep Mohammad Iksan mengucapkan banyak terimakasih kepada para pengunjung yang telah menikmati Pulau Oksigen Giliyang.

Pulau Giliyang, kata Iksan, memiliki kadar oksigen yang mencapai 20,9 persen dan terbaik kedua di dunia setelah Laut mati Yordania.

Sehingga, ujar Iksan, cocok bagi berbagai kalangan untuk menghirup udara segar tentunya pada kesehatan.

“Saya rasa memang sangat cocok, Giliyang ini menjadi tumpuan untuk berlibur sekaligus menghirup udara segar untuk kesehatan,” pungkansya. (rus/red)

Terkait

Destinasi Lainnya

SantriNews Network