Sehari Normal, Pasokan Listrik ke Madura kembali Terganggu

Dokumentasi perbaikan aliran listrik ke Madura oleh PLN (santrinews.com/istimewa)

Madura – Aliran listrik ke Madura kembali tertanggu setelah Senin lalu pasokan listrik ke empat kabupaten dinyatakan normal. Manajer PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pamekasan Feri Asmoro menyatakan ada gangguan pada Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) 150 KV Ujung-Bangkalan sirkit 1.

Semula PT PLN (Persero) menegaskan bahwa Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) 150 kilovolt (kV) Ujung – Bangkalan 100 persen selesai. Pasokan listrik ke seluruh pelanggan yang terdampak telah kembali normal.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, PLN mengerahkan 262 personel dari Unit Induk Transmisi (UIT), Unit Induk Distribusi dan tenaga ahli yang dilengkapi dengan peralatan canggih untuk memulihkan gangguan di Joint Pit (JP) 5 dan JP 17. Segala usaha itu untuk normalisasi pasokan listrik ke Madura.

“Tahapan demi tahapan telah dilalui, mulai dari investigasi, recovery hingga energizing telah dilakukan. Alhamdulillah pada Senin (13/2) pukul 15.38 WIB, listrik sudah kembali normal 100 persen,” ujar Darmawan dalam keterangan tertulisnya.

Kendati demikian, tim PLN Unit Pelaksana kembali menemukan gangguan yang mengikabatkan pedaman di beberapa titik pada empat kabupaten yang ada di Madura. Masalah tersebut terdeteksi pada 14 Februari kemarin, atau sehari setelah dinyatakan normal 100 persen.

Feri mengatakan, pihaknya langsung gerak cepat memasok listrik sementara untuk warga Madura dengan mendatangkan 96 unit genset dari unit PLN di Jawa dan Bali. PLN juga membagikan 12.295 lampu emergency yang bisa dipergunakan masyarakat.

“Berdasarkan hasil observasi itu maka ditemukan indikasi yang berpotensi gangguan atau titik kritis yang membutuhkan penanganan segera,” katanya, Selasa 14 Februari 2023.

“Ini adalah keputusan yang sulit, namun dikarenakan sumber daya yang diperlukan seperti personel, peralatan, genset masih stand by di lokasi maka kami mengambil keputusan untuk melakukan perbaikan,” pungkas Feri. (ari)

Terkait

AKHBAR Lainnya

SantriNews Network