Pasokan Listrik ke Madura Butuh Waktu 10 Hari Perbaikan

Madura – Pasokan listrik ke Madura kembali terganggu akibat kerusakan pada jaringan transmisi. Gangguan ini menyebabkan pasokan listrik untuk Pulau Madura berkurang hingga 190 MW sejak dua hari lalu.

Perusahaan Listrik Negara (PLN) tengah melakukan perbaikan yang diperkirakan hingga 10 hari ke depan.

Menurut Agung, berdasarkan hasil penelusuran petugas, ditemukan indikasi gangguan pada kabel fasa S.

“Ini sesuai dengan penjelasan yang disampaikan oleh PLN Jawa Timur kepada para unit layanan pelanggan PLN yang ada di Madura,” kata Kepala Manajer Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Pamekasan Agung Setyobudi di Pamekasan, Sabtu, 04 Februari 2023.

Dilansir Anatara, General Manager PLN Jawa Timur Lasiran menjelaskan gangguan jaringan listrik untuk Madura itu berdampak kepada 342.595 pelanggan atau sekitar 32 persen dari total pelanggan PLN di Pulau Madura yang mencapai 1.059.523 pelanggan.

Saat ini PLN menyewa sebanyak 99 unit genset dengan kapasitas 10,6 MVA untuk membantu objek vital seperti rumah sakit, kantor polisi, koramil/kodim, dan sarana layanan masyarakat lainnya.

PLN juga menugaskan 262 petugas relawan untuk mendukung operasional dan percepatan pemulihan gangguan serta pendistribusian 2.500 lampu emergency.
Sebagai bentuk mitigasi risiko pada kejadian ini dan sebelumnya pada Februari 2022, PLN tengah

“Pembangunan tahap pertama yaitu pada sirkit 3 diproyeksikan selesai pada akhir bulan Maret 2023,” jelasnya.

PLN terpaksa melakukan pemadaman sejak Jumat (3/2) mulai pukul 16.30 WIB hingga pukul 00.16 WIB.

Pemadaman dilakukan mulai pukul 04.00 WIB hingga 06.00 WIB secara bertahap dengan beban padam 20 – 100 MW, dengan skema bergiliran per 3 jam,” katanya. (ari)

Terkait

AKHBAR Lainnya

SantriNews Network