Komisi II DPRD Sumenep Desak Kepolisian segera Tangkap Mafia Pupuk Buron

ketua Komisi II DPRD Sumenep Moh Subaidi saat ditemui di ruang kerjanya (santrinews.com/mahrus)

Sumenep – Komisi II DPRD Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur meminta kepada penegak hukum untuk segera menangkap penyelundup pupuk subsidi yang masih buron dan tegas untuk memberantas seluruh mafia pupuk di Sumenep.

Hal ini disampaikan oleh ketua Komisi II DPRD Sumenep Moh Subaidi menyikapi penangkapan oleh pihak kepolisian soal pupuk subsidi yang akan dibawah keluar Madura.

“Saya kira demi keadilan siapapun itu harus diproses sebagaimana ketentuan hukuman yang berlaku,” kata Subaidi saat dikonfirmasi media di ruangan komisi IV Kamis, 16 Maret 2023.

Menurutnya, ia meminta kepada pihak kepolisian untuk segera menangkap pelaku yang masih buron, yang ingin mendistribusikan pupuk subsidi ke luar Kota Sumenep. “Iya harus ditangkap supaya ada efek jera,” tegasnya.

Politisi PPP ini menyampaikan, sesuai dengan regulasi untuk mendapatkan pupuk bersubsidi petani harus terdaftar di Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) dan apa bila ada penyimpangan pihaknya berjanji akan memanggil pihak terkait.

“Satu desa pun jika tidak tercantum dalam RDKK itu tidak boleh apalagi dikirim keluar Madura,” tegasnya.

Sebelumnya, pihak Polres Sumenep berhasil menggagalkan dua truck pengangkut pupuk bersubsidi 8 Maret 2023 di Desa Kaduwara,.

Total muatan yang dimuat oleh dua truk tersebut dengan rincian untuk pupuk Urea 240 karung dan pupuk Phonska 120 karung.

Dua sopir saat ini sudah tetapkan sebagai tersangka sedangkan untuk pemilik dari Pupuk masih menjadi buronan (DPO).

Kapolres Sumenep AKBP Edo Satya Kentriko, menjelaskan perihal penangkapan terhadap sopir yang ingin mendistribusikan pupuk bersubsidi total ada 18 Ton.

“Kami melakukan penangkapan terhadap pengiriman pupuk bersubsidi jenis urea dan phonska,” kata Edo Satya Kentriko saat jumpa pers di Lapangan Tenis Polres Sumenep Rabu, 15 Maret 2023. (rus/red)

Terkait

AKHBAR Lainnya

SantriNews Network