Ini Kata Nurfitriana soal Reaktivasi Kereta Api Madura

Anggota FPKB DPRD Jawa Timur Hj Nurfitriana (santrinews.com/istimewa)

Sumenep – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur Hj Nurfitriana Busyro angkat bicara mengenai usulan reaktivias kereta api (KA) Madura oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi. Jalur tengah untuk rel KA Madura dinilai pilihan paling tepat.

Usulan reaktivasi KA Madura itu hingga saat ini sebenarnya baru sekedar usul untuk segera dibangun. Namun Belum ada penjelasan lebih detail mengenai gambaran pembangunan KA Madura.

Misal jalur rel KA Madura akan melintasi simpul-simpul pembangunan Madura atau akan melintasi belakang rumah warga dengan kemungkinan bising yang mengganggu.

Berdasar uraian di atas, Nurfitrian mengusulkan, pemerintah mesti membuka jalur tengah untuk rel KA Madura. Hal itu ia nilai sebgai pilihan paling tepat dibanding jalur selatan atau utara.

“Jadi, menurut saya sebaiknya membuka ruas baru di tengah kawasan Madura. Hambatannya, misalkan tetap buka jalur disisi selatan, mungkin akan kesulitan mendata keberadaan lahan. Tetapi beda kalau reaktivasi kereta api itu diletakkan disisi kawasan tengah Madura, saya punya keyakinan kelak dengan sendirinya akan tercipta sentra-sentra ekonomi baru dijalur tengah, akan membuka akses ekonomi baru, bahkan bisa jadi akan muncul keramaian miniatur kota-kota baru,” ujarnya kepada SantriNews, Rabu 15 Maret 2023.

Anggota FPKB dari Dapil Madura ini mengaku menyambut baik rencana reaktivasi KA Madura sebagai sarana alternatif moda transportasi yang ada di Madura. “Reaktivasi rel Kereta Api ini, kan tidak ada salahnya apabila dirintis lagi, sekali lagi ini untuk jangka panjang,” katanya.

Nurfitriana menegaskan, kereta api merupakan sarana yang diharapkan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat. “Jadi, visioning- nya harus jangka panjang ke depan, dengan digagasnya pembangunan rel Kereta Api, kelak diharap akan menambah kemudahan dalam meng-akselerasi laju pertumbuhan ekonomi di Madura,” pungkasnya. (ari)

Terkait

AKHBAR Lainnya

SantriNews Network