Disoal Kemiskinan Ekstrem, Wabup Sumenep: Duh Nanti ya!

Wakil Bupati Sumenep Nyai Hj Dewi Khalifah saat diwawancarai oleh media (santrinews.com/mahrus)

Sumenep – Wakil Bupati Sumenep Nyai Hj Dewi Khalifah memilih diam ketika ditanya tentang pengentasan kemiskinan ekstrem yang dinilai gagal oleh aktivis mahasiswa saat menggelar mimbar demokrasi di depan gedung DPRD setempat pada Jumat, 7 April 2023 lalu.

Bahkan, Nyi Eva sapaan akrab Nyai Hj Dewi Khalifah memilih menghindar saat sejumlah jurnalis bertanya soal langkah Wabup yang dinilai gagal mengatasi kemiskinan ekstrem tersebut.

“Duh nanti ya,” kata Nyai Eva secara singkat, saat dikonfirmasi media usai memimpin Apel Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2023 di Mapolres setempat, Senin, 17 April 2023.

Sebelumnya, pada saat mimbar demokrasi, salah satu orator aksi Ardiyanta Ali Candra mengatakan bahwa Wabup Sumenep dinilai gagal menunaikan tanggungjawabnya sebagai ketua Tim Pengentasan Kemiskinan di wilayah itu.

“Tidak bergeser sama sekali posisi Kabupaten Sumenep, untuk tingkat kemiskinan ekstrem,” kata Ardi saat diwawancarai oleh media.

Ia berharap, bahwa program-program dan janji yang digaungkan tidak hanya menjadi wacana.

“Bukan hanya untuk mengambil hati masyarakat Sumenep saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) sebelumnya,” tegasnya.

Untuk diketahui, pada mimbar demokrasi, aktivis mahasiswa dari berbagai lintas organisasi melakukan demonstrasi dan menyorot sejumlah kasus di depan gedung DPRD Sumenep.

Dalam aksinya, para mahasiswa secara bergantian menyampaikan orasi. Banyak isu yang mereka suarakan. Seperti UU Cipta Kerja dan maraknya galian C ilegal, termasuk juga kemiskinan ekstrem di Sumenep. (rus/q)

Terkait

AKHBAR Lainnya

SantriNews Network