1 Abad NU

Bupati Pamekasan: Alhamdulillah, Kontribusi Besar NU Sungguh Nyata!

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam (santrinews.com/istimewa)

Pamekasan – Nahdlatul Ulama (NU) organisasi Islam terbesar di Indonesia bahkan dunia, sudah memasuki usia seratus tahun atau satu abad. Puncak resepsi Hari Lahir (Harlah) 1 Abad NU akan dilaksanakan pada 7 Februari 2023 di Stadion Deltra Sidoarjo.

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menyampaikan selamat dan sukses. Menurutnya, NU memiliki sederet kontribusi besar terhadap kemajuan agama, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Bahkan, tidak hanya di Indonesia, melainkan di dunia.

“Alhamdulillah, perjuangan Nahdlatul Ulama di Indonesia dan dunia sudah nyata kita rasakan, sumbangsih besar NU sungguh nyata. NU mengajari kita semua untuk senantiasa menjalankan amaliyah diniyah yang rasional, dan berpijak kepada nilai-nilai kebudayaan yang kita miliki,” ujarnya di Pamekasan, Jumat 27 Januari 2023.

Ra Baddrut –sapaan bupati muda ini menambahkan, NU mengajarkan cinta damai dalam hidup berbangsa dan bernegara dengan ragam perbedaan ras, suku, dan agama. Bagi NU, perbedaan tidak menjadi alasan untuk berpecah belah dalam bingkai bhinneka tunggal ika.

“NU mengajak kita semua untuk menghormati ulama, habaib, serta berpondasikan ‘al muhafadzah ala al qodimi al ashlah, wal akhdzu bil al jadidi al ashlah’, disatukan dengan semangat keindonesiaan, kebersamaan dalam beragama,” tandasnya.

Ia bersyukur NU telah memberikan sumbangsih pemikiran untuk kemajuan dan tegaknya NKRI. Menebarkan nilai cinta dan kasih sayang dalam bingkai perbedaan itu menjadikan bangsa Indonesia memiliki kesadaran yang komplek, dan padu untuk senantiasa berkontribusi kepada bangsa dan negara.

“Mudah-mudahan NU terus membimbing umat, mengajak umat berbuat baik, soleh, serta menyatukan hati dan pikiran mencintai sayyidina Muhammad SAW, mengajarkan dan mengamalkan ajaran Islam yang rahmatan lil alamin, serta mendorong kita semua sebagai warga Indonesia mencintai Indonesia, Islam, dan mencintai kemanusiaan,” ujarnya.

A’wan PWNU Jawa Timur ini melanjutkan, NU yang menebar ajaran rahmatan lil alamin merupakan komitmen para ulama dengan prinsip mencintai negara bagian dari iman.

“Karena itulan, kebanggaan dan terima kasih setinggi-tingginya saya sampaikan kepada para alim dan para ulama, PBNU, PWNU, PCNU, dan segenap nahdliyin, nahdliyat mudah mudahan kita mau berkontribusi kepada bangsa, negara, agama, dan kemanusiaan,” pungkasnya. (red)

Terkait

AKHBAR Lainnya

SantriNews Network