Nasional

Pakar Hukum Apresiasi Inovasi Polisi Santri Polda Jatim

Minggu, 24 April 2022 15:00 wib

...
Bintara yang masuk dalam program polisi santri Biro SDM Polda Jatim (santrinews.com/istimewa)

Surabaya – Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) mengapresiasi inovasi program polisi santri yang digagas Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur.

“Kami melihat ini sebagai terobosan yang inovatif dari Biro SDM Polda jatim dalam penerimaan anggota Polri dari kalangan santri,” kata Direktur Eksekutif Lemkapi Dr. Edi Saputra Hasibuan melalui keterangan tertulisnya, Ahad, 24 April 2022.

Pakar hukum kepolisian Universitas Bhayangkara Jakarta ini menuturkan bahwa program polisi santri sangat bagus sebagai salah satu upaya Polda Jatim untuk semakin mendekatkan diri dan hadir di tengah masyarakat.

“Kehadiran para santri dengan latar belakang kematangannya dalam ilmu agama yang kini menjadi anggota Polri juga akan lebih mudah diterima masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, terobosan Kapolda Jatim Irjen Polisi Nico Afinta itu bisa menjadi pilot project bagi jajaran polda lainnya yang disesuaikan dengan budaya kearifan lokal untuk mewujudkan Polri Presisi.

“Insyaallah dalam waktu dekat kami akan memberikan Presisi Awards kepada Polda Jatim, khususnya Biro SDM atas inovasi polisi santri,” tuturnya.

Sementara itu, Karo SDM Polda Jatim Kombes Polisi Harry Kurniawan menyampaikan terima kasih atas apresiasi dan dukungan dari Lemkapi untuk program polisi santri.

“Menindaklanjuti perintah bapak Kapolda Jatim agar rekrutmen Polri harus berprinsip bersih transparan, akuntabel, dan humananis (BETAH), kami memang belum sempurna, tapi kami akan terus berusaha untuk lebih baik lagi dalam melayani masyarakat, sehingga bisa menjadi Polri yang semakin Presisi,” ujarnya.

Kabag Dalpers Biro SDM Polda Jatim AKBP Nanang Haryono menambahkan animo para santri yang mendaftar dan mengikuti seleksi calon anggota Polri pada tahun ini cukup tinggi.

“Animonya cukup bagus karena adanya program polisi santri dan juga karena peran aktif kita dalam memberikan sosialisasi kepada kalangan masyarakat, khususnya pondok pesantren terkait program tersebut,” ujarnya. (red)