Akhbar

Program WUB 2022, Bupati Pamekasan Target Cetak 3 Ribu Pengusaha Baru

Senin, 07 Februari 2022 20:30 wib

...
Bupati Pamekasan Baddrut Tamam memasang sepatu batik hasil kerajinan warga Pamekasan di sela-sela meninjau persiapan pelaksanaan MTQ XXIX tingkat Jawa Timur 2021 (santrinews.com/istimewa)

Pamekasan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan di bawah kepemimpinan Bupati Baddrut Tamam akan terus memberikan pelatihan usaha gratis kepada masyarakat untuk meningkatkan perekonomian mereka.

Pada 2022 ini ditargetkan melatih tiga ribu orang menjadi pengusaha baru melalui Program Wirausaha Baru (WUB). Target itu untuk memenuhi target capaian yang ditetapkan Bupati Baddrut di masa kepemimpinannya.

“Target menciptakan pengusaha baru di masa kepemimpinan saya adalah 10 ribu orang pengusaha baru selama lima tahun,” kata Bupati Baddrut di Pamekasan, 7 Februari 2022.

WUB merupakan satu diantara lima program prioritas kepemimpinan Bupati Baddrut di bidang ekonomi. Program ini diberi nama sapu tangan biru (sapu tangan biru).

Sedangkan empat program prioritas lainnya adalah pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) para aparatur sipil negara (ASN).

Sejak 2020 hingga 2021, jumlah warga Pamekasan yang mendapat pelatihan gratis menjadi pengusaha melalui Program WUB mencapai 3 ribu orang, dengan aneka jenis pelatihan. Mulai pelatihan service motor, service AC, membuat sepatu, sandal, tas, hingga membuat kripik.

Dengan demikian, hingga akhir tahun 2022 jumlah pengusaha baru yang terbentuk melalui WUB bisa mencapai enam ribu orang, sedangkan empat ribu orang sisanya dirampungkan pada 2023 dan 2024.

Mereka yang telah mengikuti pelatihan sebagian besar mampu mengembangkan usahanya dengan baik. Sebab, Pemkab tidak hanya memberikan pelatihan, melainkan juga memberikan batuan alat dan pinjaman modal dengan suku bunga rendah sebesar 1 persen.

Bantuan alat ini, Pemkab bekerja sama dengan sejumlah perusahaan di Kabupaten Pamekasan dalam bentuk program CSR (corporate social responsibility). Bantuan alat sesuai dengan jenis usaha yang mereka tekuni.

“Jika jenis usahanya kuliner, maka bantuan alat yang kami berikat berupa alat-alat memasak, dan jika penjahit, maka yang bersangkutan kita beri bantuan mesin jahit,” ujarnya.

Ra Baddrut –sapaan akrab Bupati Baddrut, berkomitmen menghidupkan iklim dunia usaha di Kabupaten Pamekasan melalui Program WUB agar perekonomian masyarakat bisa lebih hidup dan perputaran uang meningkat.

Selain itu, Bupati Baddrut mewajibkan kepada semua organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pamekasan untuk menggunakan produk UMKM untuk konsumsi setiap rapat atau kegiatan lainnya.

Langkah ini, menurut mantan anggota DPRD Jawa Timur dua periode ini, untuk mendorong peningkatan perekonomian masyarakat. (rus/red)