Akhbar

Sambut Harlah Kopri, PMII Guluk-Guluk Beri Santunan Kaum Dhuafa

Senin, 25 November 2019 15:30 wib

...
Pengurus Kopri PMII Komisariat Guluk-Guluk, Sumenep di sela membagikan santunan (santrinews.com/istimewa)

Sumenep – Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Guluk-Guluk, Sumenep menggelar gerakan sosial berupa pembagian santunan kepada kaum dhuafa, janda lansia dan anak yatim, Ahad, 24 November 2019.

Ketua Komisariat PMII Guluk-Guluk, Moh Faiq mengatakan PMII merupakan organisasi yang tidak hanya mencetak kader yang memiliki kecerdasan intelektual, melainkan juga kepedulian sosial dan kemapanan spiritual.

“Maka turun lapangan menggelar gerakan sosial sudah menjadi kewajiban. Karena kita adalah bagian dari masyarakat. Terlebih di bulan Maulid Nabi ini,” ujarnya.

Baca juga: Kopri PMII Surabaya Gelar Kegiatan Peduli Kesehatan

Menurut Faiq, Nabi Muhammad SAW hadir dan diutus Allah sebagai pembebas umat manusia dari segala bentuk kesengsaraan. “Maka kami juga ingin berpartisipasi aktif meniru jejak Sang Nabi untuk menebar kebaikan dan bermanfaat bagi semua orang,” tegasnya.

Santunan sosial di Desa Guluk-Guluk Kecamatan Guluk-Guluk itu merupakan rangkaian kegiatan menyambut Hari Lahir Korps PMII Putri (Kopri) ke-52 yang bertepatan dengan 25 November 2019. Santunan berupa pembagian sembako dan pakaian.

“Pekan Harlah Kopri ke-52 memang sengaja dikonsep dengan serangkaian kegiatan yang bisa dirasakan semua orang,” ujarnya.

Santunan tersebut, kata Faiq, sebagai salah satu upaya PMII memberikan solusi di tengah krisis pelopor perubahan.

“Agar terbangun sinergi baik, kami mengajak kerjasama dengan instansi-instansi lain seperti Lazisnu, yang menyokong penyediaan bahan-bahan berupa sembako dan pakaian,” sambung Ketua Kopri PMII Komisariat Guluk-Guluk, Mahsunah Baihaqi.

Baca juga: Kopri PMII Jatim: Perempuan Kerap Hanya Dijadikan Pelengkap

Gerakan sosial ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Terutama warga yang hidup sebatang kara dengan pakaian yang jauh dari kata layak.

“Kami tersentuh saat ada salah satu penerima yang hidup sebatang kara dan ia telah tua. Berdiri tidak lagi tegak, suaranya lirih dan pakaian yang ia gunakan jauh dari kata layak,” kata Ketua pelaksana Pekan Harlah Kopri ke-52 PMII Guluk-guluk, Zahratun Nikmah.

Nikmah bersyukur bisa berbagi kepada mereka. Meski tidak banyak, ia yakin bermanfaat bagi mereka.

“Terimakasih kepada seluruh pihak yang telah ikut membantu dalam pelaksanaan kegiatan PMII Berbagi ini,” ujarnya. (rus/hay)