Akhbar

Bupati Baddrut Manfaatkan MTQ Jatim 2021 untuk Promosikan Sepatu Batik Khas Pamekasan

Rabu, 03 November 2021 08:30 wib

...
Bupati Pamekasan Baddrut Tamam memasang sepatu batik hasil kerajinan warga Pamekasan disela-sela meninjau persiapan pelaksanaan MTQ XXIX tingkat Jawa Timur 2021 (santrinews.com/istimewa)

Pamekasan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan memanfaatkan momentum kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXIX Jawa Timur 2021 untuk memasarkan sepatu batik hasil kerajinan masyarakat Pamekasan.

“Ini kami lakukan karena salah satu target sukses dari kegiatan MTQ ini adalah sukses ekonomi,” kata Bupati Pamekasan Baddrut Tamam saat meninjau kesiapan pelaksanaan MTQ XXIX Jatim 2021 di Gedung Bakorwil IV Pamekasan, Selasa malam, 2 Nopember 2021.

Sepatu batik khas Pamekasan ini merupakan hasil kerajinan masyarakat Desa Poto’an Daya, Kecamatan Palengaan, Pamekasan.

Pada MTQ Jatim 2021 yang digelar di Kabupaten Pamekasan ini, pemkab menyediakan tempat khusus mempromosikan hasil kerajinan masyarakat Pamekasan, termasuk sepatu batik.

Bupati Baddrut menegaskan momentum MTQ XXIX Jawa Timur itu harus dijadikan kesempatan emas bagi peserta Wirausaha Baru (WUB) yang mulai merintis usaha barunya.

“Karena itu, Pemkab menyediakan tempat khusus bagi para peserta program WUB binaan Pemkab Pamekasan untuk memperkenalkan dan mempromosikan hasil kerajinannya,” tandasnya.

Tidak hanya itu saja, Bupati Baddrut juga berencana menjadikan sepatu batik hasil kerajinan warga Pamekasan itu sebagai sepatu dinas bagi semua aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pamekasan.

“Ini juga merupakan salah satu cara Pemkab Pamekasan dalam berupaya memulihkan ekonomi masyarakat akibat pandemi Covid-19 ini,” tegas politisi muda PKB ini.

MTQ Jatim 2021 digelar di Kabupaten Pamekasan pada 2-11 Nopember 2021, dan akan diikuti sebanyak 1.303 peserta dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.

Sesuai jadwal, MTQ Jatim 2021 akan dibukan secara resmi oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, di Gedung Bakorwil IV Pamekasan, Rabu malam, 3 Nopember 2021.

Pembukaan akan dimeriahkan dengan parade batik tulis dan beragam jenis kesenian tradisional Madura.

Lomba akan digelar secara hybrid, yakni daring dan luring, dengan pola penerapan protokol kesehatan ektra ketat dan semua peserta harus divaksin Covid-19. (ant/red)