Akhbar

Ini Daftar 47 Pondok Pesantren di Sumenep Penerima Bantuan Sanitasi MCK Tahap III

Rabu, 06 Oktober 2021 00:30 wib

...
Pondok Pesantren Khairul Muttaqin Desa Benaresep Timur, Kecamatan Lenteng, Sumenep

Sumenep – Sebanyak 47 pondok pesantren di Kabupaten Sumenep bakal menerima bantuan program pembangunan sarana-prasarana sanitasi tahap III tahun 2021 dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI (PUPR RI). Sebelumnya pada tahap II terdapat 62 pondok pesantren.

Bantuan pembangunan sanitasi sebagai bagian dari upaya pencegahan Covid-19 itu terdiri dari kamar mandi, cuci, bilik kakus (MCK), tempat wudhu, tempat cuci tangan, dan bangunan pengolahan air limbah. Masing-masing pesantren senilai Rp200 juta.

Pesantren penerima tersebar di 12 kecamatan daerah daratan. Rinciannya, Kecamatan Lenteng (6), Pasongsongan (6), Pragaan (6), Ambunten (5), Batang-Batang (5), Gapura (5), Rubaru (4), Bluto (4), Guluk-Guluk (2), Batuputih (2), Manding (1), dan Saronggi (1).

Berikut daftar nama lembaga calon penerima:

1. Kecamatan Lenteng (6): Pondok Pesantren Dharmaniyah Desa Billapora Reba, Ar-Rasyidin Desa Poreh, Al-Azhar Yayasan Al-Khuzaimah Desa Moncek Tengah, Khairul Muttaqin Desa Benaresep Timur, Darul Ulum Desa Lenteng Barat, dan Ar-Rahman Desa Lembung Barat.

2. Kecamatan Pasongsongan (6): Pondok Pesantren Nurul Hidayah Desa Panaongan, Tahfidzul Quran Nurut Tilawah Yayasan Pesantren Nurus Sa’adah Desa Prancak, Darul Jihad Desa Prancak, Al-Mu’in Desa Prancak, Darun Najah Desa Padangdangan, dan Al-Hidayah Yayasan Manarul Hidayah Desa Campaka.

3. Kecamatan Pragaan (6): Pondok Pesantren At-Thohiriyah Desa Aeng Panas, Darul Ihsan Desa Pakamban Daya, An-Najah 1 Al Bahari Desa Karduluk, Hidayatul Ulum Desa Pragaan Daya, Misbahul Munir Desa Pragaan Daya, dan Hujatul Islam Yayasan Al-Ghazali Desa Rombasan.

4. Kecamatan Ambunten (5): Pondok Pesantren Ahlussunnah Wal Jamaah Desa Ambunten Timur, Buhurul Fawaid Yayasan Al-Muniry Desa Tambaagung Barat, Al-Jalaly Desa Tambaagung Ares, Nurul Ikhlas Al-Islamy Desa Tambaagung Ares, dan Anwarud Da’wah Yayasan Darud Da’wah Desa Ambunten Tengah.

5. Kecamatan Batang-Batang (5): Aswaja Yayasan An-Nawariyah Desa Legung Barat, Al-Qadiri Yayasan As’adillah Desa Jenangger, Al-Miftah Desa Batang-Batang Daya, Al-Ghazali Desa Batang-Batang Daya, dan As-Sayyidah Yayasan Nurul Faidin Desa Bilangan.

6. Kecamatan Gapura (5): Pondok Pesantren Paramaan Desa Gapura Barat, Al-In’am Desa Banjar Timur, Fathurrohman Yayasan Ar-Rohmaniyah Desa Gapura Barat, Nasy’atul Muta’allimin Desa Gapura Timur, Al-Madinah Al-Mubarokah Yayasan Al-Madinah Desa Grujugan.

7. Kecamatan Rubaru (4): Nurus Shobah Yayasan Al-Fathoriyah Desa Tambak Sari, As-Sa’diyah Desa Mandala, Al-Mujtahidin Desa Mandala, dan Az-Zumar Desa Mandala.

8. Kecamatan Bluto (4): Pondok Pesantren At-Taufiqiyah Desa Aengbaja Raja, Miftahul Ihsan Desa Errabu, Al-Azhar Desa Gulukmanjung, dan Nurul Huda II Yayasan Nurul Yaqin Desa Pakandangan Barat.

9. Kecamatan Guluk-Guluk (2): Pondok Pesantren Al-Ishlah Desa Bakeong, dan Faidul Barokah Yayasan Pendidikan Sosial Keagamaan Muawanah, Jl. Dusun Tanodung Laok Guluk-Guluk.

10. Kecamatan Batuputih (2): Pondok Pesantren Al-Kautsar Desa Juruan Laok, dan Pesantren Nururrahmah Yayasan Nurur Rahman Desa Bulla’an.

11. Kecamatan Manding (1): Pondok Pesantren Mathali’ul Anwar 2 Yayasan Daaruss Shulha Desa Gadding.

12. Kecamatan Saronggi (1): Pondok Pesantren Nurul Huda Yayasan Nurul Huda Al-Wahidiyah Desa Talang.

Plt. Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama Sumenep A Rifa’i Hasyim mengaku senang atas bantuan tersebut. Ia menyampaikan terima kasih kepada Kementerian PUPR RI yang telah menaruh perhatian terhadap pondok pesantren.

“Dalam rangka menjaga kebersihan, mencegah Covid-19 di pondok pesantren,” kata Rifa’i Hasyim kepada SantriNews, Selasa, 5 Oktober 2021.

Ia berharap agar tiap tahun Kementerian PUPR RI terus memberikan bantuan serupa sehingga pondok pesantren di Sumenep juga dapat bantuan secara merata dari pemerintah, bahkan bisa menjangkau yang berada di pelosok kampung.

“Pondok pesantren (di Sumenep) ini cukup banyak. Mudah-mudahan bantuan ini tidak berhenti di tahun ini, berikutnya ada lagi,” harapnya seraya menjelaskan bahwa ia sedang dalam perjalanan menuju Pondok Pesantren Al-Amien Putri Prenduan untuk mengawasi proses pembangunan sanitasi untuk tahap II.

“Hari ini jadwalnya ada tujuh lembaga dalam rangka mengecek proses pembangunan, karena disana sedang dikerjakan,” pungkasnya.

Pada tahun 2021, Kementerian PUPR mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,2 triliun untuk bantuan program pembangunan sanitasi di pondok pesantren. Targetnya 6.000 pondok pesantren di seluruh Indonesia. (rus/onk)