Akhbar

Bantu Masyarakat Terdampak PPKM, Baznas Sumenep Salurkan 5000 Paket Sembako

Sabtu, 17 Juli 2021 22:30 wib

...
Baznas Sumenep dan Satpol PP Kabupaten Sumenep menyerahkan bantuan paket sembako kepada pedagang di Pasar Bangkal Kecamatan Kota Sumenep (santrinews.com/bahri)

Sumenep – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumenep memberikan bantuan berupa paket sembako kepada para Pedagang Kaki Lima (PKL). Baznas Sumenep telah menyiapkan 5.000 paket sembako.

Hadariadi, wakil ketua Baznas Sumenep Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, mengatakan, bantuan paket sembako atas perintah Bupati Sumenep Achmad Fauzi.

“Kami mendapat perintah Bupati dan telah melakukan penyaluran bantuan paket sembako kepada masyarakat kurang mampu. Hari ini sasaran bantuan kepada PKL,” kata Hadariadi di sela-sela penyaluran bantuan di Pasar Bangkal, Sabtu malam, 17 Juli 2021.

Baca juga: Program Baznas Sumenep 2021: Satu Keluarga Satu Sarjana

PKL salah satu yang terdampak kebijakan PPKM Darurat. Pendapatan ekonomi mereka turun drastis akibat PPKM Darurat yang diberlakukan sejak 3-20 Juli 2021.

Ketua Peguyuban Pedagang Pasar Bangkal Baru, Abdul Ghafur menuturkan, pendapatan anggotanya turun drastis. Bahkan turun hingga mendekati 70 persen.

“Semua pedagang di sini sama. Dagangan saya sendiri yang biasa dapat (rata-rata) Rp 2 juta perhari (pendapatan kotor) sekarang maksimal hanya Rp 500 ribu,” kata Ghafur kepada SantriNews pekan lalu.

Pengakuan serupa diungkapkan Maisa, penjual daging ayam yang berjualan di Pasar Anom Sumenep. Ia mengaku kesulitan mendapat untung sejak PPKM. Akibatnya, kebutuhan ekonomi keluarganya sulit terpenuhi.

“Sejak PPKM sangat sepi pembeli. Hasil jualan sering rugi. Sekarang kadang saya jualan, kadang tidak karena tak ada yang beli,” ujarnya saat ditemui SantriNews, di Pasar Anom, Jumat 16 Juli 2021.

Hadariadi mengatakan, Baznas Sumenep menyediakan 5.000 paket sembako untuk dibagikan kepada masyarakat terdampak Covid-19 di masa PPKM. Termasuk para PKL. Bantuan akan dibagikan secara bertahap.

Pada Juli ini, kata Hadariadi, penyaluran bantuan sebanyak 500 paket sembako. Riciannya, 300 untuk masyarakat umum, dan 200 untuk PKL.

“Bantuan sembako untuk PKL di Pasar Bangkal ini sebanyak 100 paket dan sisanya sebanyak 100 paket sembako kami distribusikan kepada para PKL di tempat lain. Mudah-mudahan bantuan ini bisa bermanfaat untuk meringankan beban warga dan PKL yang terdampak Covid-19 saat ini,” ujarnya.

Baca juga: Baznas Bentuk Kampung Tanggap Bencana Corona di 107 Desa

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kabupaten Sumenep Purwo Edi Prasetiya berharap agar masyarakat dan pedagang tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan saat melakukan aktivitas sehari-hari.

“Kami (Pemkab Sumenep) meminta masyarakat tetap patuhi Protokol Kesehatan agar Kabupaten Sumenep segera pulih kesehatannya dan bangkit ekonominya,” ujarnya. (ari/onk)