Akhbar

Tahun 2021, Beasiswa Santri Pamekasan Sasar 8.502 Orang

Kamis, 25 Maret 2021 12:30 wib

...
Bupati Pamekasan Baddrut Taman saat mengerahkan Beasiswa Santri yang secara simbolik diberikan kepada empat santri pada awal Agustus 2020 (santrinews.com/istimewa)

Pamekasan – Program beasiswa santri yang dicanangkan Bupati Pamekasan Baddrut Tamam hingga akhir 2021 ini ditargetkan menyasar 8.502 orang.

“Target sasaran sebanyak ini, terhitung sejak program ini mulai dicanangkan sejak 2019 hingga akhir 2021 tahun ini,” kata Baddrut Tamam dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 24 Maret 2021.

Pada 2021 ini, santri yang mendapatkan bantuan beasiswa sebanyak 2.000 orang dan program ini diselenggarakan dalam rangka menciptakan generasi muda masa depan yang kuat iman ilmu dan amaliahnya.

Dalam menjalankan program tersebut, Pemerintah Kabupaten Pamekasan bekerjasama dengan sekitar 60 pondok pesantren di Pamekasan. Selain diberi ilmu agama juga diberi tambahan materi umum lainnya antara lain pengetahauan tentang wawasan kebangsaan dan keterampilan wirausaha.

Harapannya agar para santri nanti akan menjadi generasi muda plus, yakni selain menguasai ilmu agama juga memiliki sikap kebangsaan yang bagus dan keterampilan teknis yang memadai.

Sebagai program kreativitas baru dan banyak memiliki manfaat positif bagi masyarakat, program beasiswa santri ini telah banyak menarik daerah lainnya di Indonesia.

Pemkab Pamekasan, sambung Bupati Baddrut Tamam, telah menerima sejumlah daerah yang telah melakukan study banding tentang program beasiswa santri ini.

Terpisah Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Pemkab Pamekasan Halifaturrahman menuturkan, seleksi calon penerima beasiswa santri akan dilakukan usai tahun ajaran baru, yakni diperkiraan pada Juli 2021.

“Polanya sama, yakni tidak ada perbedaan beasiswa yang diberikan pada tahun lalu dengan tahun ini. Baik dari segi kriteria penerima maupun persyaratannya. Calon penerima beasiswa merupakan lulusan SD/MI sederajat yang hendak melanjutkan ke jenjang pendidikan di pondok pesantren,” kata Halifaurrahman.

Ia menjelaskan, kategori santri yang dapat beasiswa, pertama adalah santri yang secara ekonomi tidak mampu. Kedua, hafal Al Quran. Ketiga, memiliki prestasi. “Ketentuan ini sama dengan ketentuan tahun sebelumnya,” ujarnya. (red)