Akhbar

NU Sumenep Minta Santri Mampu Jawab Persoalan Umat

Senin, 04 November 2019 01:30 wib

...
Suasana Tasyakkuran dan Khatmil Quran Peringatan Hari Santri, di Graha Adipoday Sumenep, Ahad, 3 November 2019 (santrinews.com/mahrus)

“Saudara-saudara kita di Kepulauan jika melahirkan kadang lahir di perahu.”

Sumenep – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep KH A Pandji Taufiq mengaku memiliki banyak pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan. Ia meminta para santri ikut terlibat.

Kiai Pandji menyebut diantaranya persoalan kemiskinan dan kekeringan yang menimpa beberapa wilayah di Kabupaten Sumenep.

Baca juga: Santri Dituntut Jadi Agen Penjaga Lingkungan Hidup

“Saatnya santri menjawab persoalan tersebut,” kata Kiai Pandji saat memberikan sambutan di acara Tasyakkuran dan Khatmil Quran, di Graha Adipoday Sumenep, Ahad, 3 November 2019.

Diikuti sekitar lima ribu warga NU, Khatmil Quran itu digelar sebagai wujud syukur dengan terlaksananya berbagai agenda peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2019.

Baca juga: Buka Kemah Santri, Wabup Fauzi: Santri Jangan Ketinggalan Kereta

Selain persoalan kekeringan, kata Kiai Pandji, di delapan kecamatan di kepulauan hingga sekarang masih minim fasilitas umum.

“Alhamdulilah kemarin Lazisnu (Sumenep) bergerak secara cepat dengan memberikan bantuan air kepada warga yang mengalami kekeringan,” kata alumnus Pondok Pesantren Annuqayah ini.

Baca juga: Kemarau Panjang, LAZISNU Sumenep Kirim Bantuan Air Bersih

Banyak persoalan yang dihadapi masyarakat di Kepulauan. Ia bermimpi kelak punya kapal laut kesehatan. “Saudara-saudara kita di kepulauan jika melahirkan kadang lahir di perahu,” pungkasnya. (rus/hay)