Akhbar

Jaga Kualitas Demokrasi, PMII Harus Kawal Pilkada Sumenep 2020

Rabu, 02 September 2020 21:30 wib

...

Sumenep – Pengamat Politik dari Universitas Wiraraja, Sumenep, Iman Hidayat, mengajak para mahasiswa agar tidak apatis dengan politik. Sebab, peran pemuda dan mahasiswa sangat penting dalam mengawal kualitas demokrasi.

“Perlu adanya sinergitas antara supra struktur politik dan struktur politik yaitu melalui regulasi budaya baru dengan mengedepankan obyektifitas mutu untuk mencapai kualitas demokrasi dalam momentum Pilkada,” kata Imam saat mengisi diskusi, di Gedung P&K Sumenep, Rabu, 2 September.

Baca juga: Hanya PMII yang Direstui KH Warits Ilyas

Imam hadir menjadi pemateri diskusi bertema “Kontribusi Mahasiswa di Pilbup Sumenep 2020, Mahasiswa Bisa Apa” ini bersama Kepala Dinas Sosial Sumenep Mohammad Iksan.

Diskusi digelar dalam rangka pelantikan Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Sosial dan Politik Unija Sumenep.

Menurut Imam, mahasiswa apatis terhadap politik karena partai politik sudah dianggap dengan sarat kepentingan dengan menghalalkan segala cara. “Padahal yang keliru adalah oknum partai, boleh idealisme tapi juga harus realistis,” tegasnya.

Baca juga: Wasiat Politik Nabi Muhammad

Penyebab lainnya adalah dalam kontestasi politik terlalu banyak ditontonkan kebobrokan mekanisme mesin politik. Sehingga mahasiswa enggan proaktif di momentum pilkada.

Ia menegaskan, perlu ada kesadaran bersama bahwa bahwa pemilu seperti pilkada adalah milik bersama, bukan hanya partai politik dan calon.

Agar bisa berperan dan bekontribusi di pilkada 2020, mahasiswa harus menyadari fungsinya.

“Yakni sebagai agen perubahan, agen pengawasan, dan sebagai insan intelektual, sehingga punya semangat tinggi untuk ikut mensukseskan pemilu,” pungkasnya.

Sumenep satu-satunya kabupaten —dari empat kabupaten— di Madura yang bakal melangsungkan Pilkada serentak 2020 mendatang. (rus/onk)