Akhbar

Kiai Annuqayah-Relawan Makin Masif Kawal Gagasan Politik Ra Mamak

Minggu, 30 Agustus 2020 20:30 wib

...
Masyayikh Annuqayah bersama Relawan dan Loyalis Ra Mamak konsolidasi gagasan di Pondok Pesantren As-Subki, Mandala, Gapura (santrinews.com/bahri)

90 persen masyayikh Annuqayah tetap solid bersama Ra Mamak.

Sumenep – Solid dan pantang menyerah. Meski KH Moh Sholahuddin A Warits alias Ra Mamak belum mendapat tiket untuk maju pada Pilkada Sumenep 2020, para kiai Annuqayah bersama Relawan dan Loyalis Ra Mamak terus melakukan konsolidasi.

“Sikap kami para relawan tidak goyah, kami belum berhenti melakukan penguatan basis di tingkat bawah,” kata Ketua Relawan Ra Mamak, Kiai Fathol Bari dalam sambutannya pada acara Selamatan Gagasan Ra Mamak, di Pondok Pesantren As-Subki, Desa Mandala, Kecamatan Gapura, Ahad, 30 Agustus 2020.

Acara selamatan yang dihadiri para masyayaikh Annuqayah ini diisi istighasah dan taushiyah politik. Istighasah dipimpin Habib Muhammad Bilfaqih, dan doa oleh KH Asy’ari Marzuqi.

Baca juga: Umar bin Abdul Aziz di Era Dinasti Umayyah, Ra Mamak di Pilkada Sumenep 2020

Para masyayaikh Annuqayah yang hadir diantaranya Kiai Halimi Ishomuddin, KH A Syamli Muqsith, Kiai Hazmi Basyir, KH M Naqib Hasan, KH M Husnan A Nafi’, KH Ahmad Faris Hamdi, Kiai A Syauqi Ishomuddin, dan Kiai M Affan.

Para kiai dari sejumlah pesantren juga hadir dan memberikan testimoni. Mereka diantaranya Kiai A Washil Imron (Pragaan), KH Widadi Rahim (Pesantren Al-Is’af, Kalabaan), KH Ali Tsabit (Ganding), Kiai Muzayyad (Ganding), KH Ahmad Mawardi (Batuputih), KH Bahrul Widad (Batang-Batang), KH Mukafi Dimyati (Gapura), Kiai Kholid Abbasi, KH A Madzkur Wasik, dan KH Irfan Umar.

Kiai Fathol menegaskan, Relawan dan Loyalis berkomitmen mengawal gagasan besar Ra Mamak, yaitu menjadikan Sumenep sebagai Ibu Nusantara seraya menunggu masa pendaftaran pasangan calon di KPU.

“Ra Mamak boleh dihadang, ditelikung, dan dijatuhkan, tetapi gagasan dan ide besar tentang Sumenep yang berperadaban, indah, nyaman dan aman bagi kelangsungan hidup setiap warganya akan tetap tegak di hati dan pundak relawan,” tegasnya.

Baca juga: Pilkada Sumenep, Gus Ibad: Harus Kedepankan Fatsun Politik Santri

KH Syamli Muqsith mengaku bangga atas soliditas para relawan dalam memperjuangkan Ra Mamak dalam kontestasi politik pada Pilkada Sumenep 2020.

Kiai Syamli menjelaskan, sejak awal mayoritas kiai Annuqayah mengikat komitmen bersama untuk mengusung Ra Mamak.

“Kenapa harus Ra Mamak. Ini melalui musyawarah kaluarga. Dan yang sangat prinsip yaitu prosesnya sangat baik, berakhlak,” ujar Kiai Syamli yang juga Rektor INSTIKA.

“Dan sampai sekarang 90 persen solid ke Ra Mamak. Harapannya sampai detik terakhir Ra Mamak tetap bisa daftar ke KPU,” tegasnya. (ari/onk)