Akhbar

Tutup MTQ XXIX Pamekasan, Bupati Baddrut: Semoga Lahirkan Generasi Qurani

Sabtu, 15 Agustus 2020 12:30 wib

...
Bupati Pamekasan Baddrut Taman saat menutup Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Ke XXIX Pamekasan di Lapangan Negara Bhakati Mandhapa Agung (santrinews.com/rus)

Pamekasan – Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) XXIX tingkat Kabupaten Pamekasan resmi ditutup oleh Bupati Baddrut Taman di Lapangan Nagara Bhakti Mandhapa Agung Ronggosukowati, Kamis, 13 Agustus 2020.

Baddrut Tamam berharap MTQ XXIX Pamekasan ini melahirkan hafidz-hafidzah untuk bersaing di MTQ Jatim 2021.

“Harapannya melahirkan generasi hafidz-hafidzoh dan generasi qurani,” Kata Badrut Taman.

Selain itu, menciptakan atmosfer kebanggaan orang kepada Al-Qur’an. Karena kalau setiap hari suasana ada Alquran, maka orang akan tersentuh hatinya.

Kata Baddrut Taman, Pamekasan tahun 2021 dipercaya melaksanakan MTQ tingkat Provinsi nantinya juga akan dihadiri 2.000 orang. Yang terdiri dari peserta delegasi 38 kabupaten yang ada di Provinsi Jatim.

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga berharap, MTQ tingkat Jatim di Kabupaten Pamekasan berjalan sukses dan lancar.

“Sehingga, akan ada rasa kebanggaan tersendiri dari masyarakat dengan pelaksanaan acara tersebut. Kebanggaan inilah yang kemudian kita inginkan dan kita kemukakan bersama sebagai wujud komitmen Pamekasan yang Rajjeh, Bejreh, tor Parjhugeh,” harap sekretaris DPW PKB Jatim itu.

Sementara untuk penyelenggaraan MTQ XXIX di Kabupaten Pamekasan, Baddrut menilai pelaksanaannya sudah sangat baik. Ia berharap, setelah perhelatan MTQ ini semangat mengaji dan semangat untuk berakhlak yang alqurani tetap menancap dalam pikiran generasi muda di Bumi Gerbang Salam.

“Mudah-mudahan MTQ yang kita tutup bisa terus menginspirasi generasi muda, tidak hanya menghafal, tetapi menghafal dan menjalankan amaliyah qurani,” tutupnya

Sekadar informasi, MTQ tingkat Kabupaten Pamekasan XXIX diikuti 440 peserta dari 13 kecamatan se-kabupaten Pamekasan. Kecamatan Palengaan keluar sebagai juara umum.

Dengan demikian, kecamatan yang mempunyai pondok pesantren terbanyak tersebut sudah dua kali berturut-turut sebagai juara umum. Sedangkan peringkat kedua adalah Kecamatan Pademawu, dan peringkat ketiga Kecamatan Larangan. (rus/ubaid)