Akhbar

Ra Mamak Terima Mandat Rakyat untuk Maju Pilkada Sumenep 2020

Kamis, 05 Maret 2020 17:30 wib

...
KH Mohammad Shalahuddin Warist alias Ra Mamak saat menerima mandat rakyat untuk maju calon bupati Sumenep (santrinews.com/bahri)

Sumenep – Dukungan terhadap bakal calon Bupati Sumenep KH Mohammad Shalahuddin Warist alias Ra Mamak, terus mengalir. Mulai kiai kampung hingga pengasuh pesantren. Ra Mamak sosok yang dinilai mampu membawa perubahan.

Kamis, 5 Maret 2020, para relawan dan loyalis Ra Mamak berkumpul merapatkan barisan di Hotel Utami Sumenep. Mereka terdiri dari Aliansi Gus Sumenep, Guru Ngaji Kampung, Rakyat Biasa hingga keluarga besar Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk Sumenep.

Baca juga: Ingatkan Peristiwa Karbala, PCNU: Sumenep Butuh Pemimpin Pemersatu

Pada acara bertema Penyerahan Mandat Rakyat untuk Ra Mamak itu bahkan mereka menyerahkan 89.760 fotocopy KTP sebagai dukungan kepada Ra Mamak untuk maju pada Pilkada Sumenep 2020.

Ketua Relawan Ra Mamak, KH Fathol Bari mengatakan, keinginan relawan dan loyalis mengusung Ra Mamak tidak ada intervernsi atau pengaruh dari partai politik. Bahkan modal acara kali ini menurut Bari hasil sumbangan dari para relawan.

“Saya tidak menyangka acara hari ini semeriah ini dan Alhamdulillah meski tanpa dukungan partai kami bisa menyelenggarakan acara ini, ada yang bawa kacang, ubi, air dan nasi,” kata Kiai Bari.

Kiai Bari menegaskan, keinginan mencalonkan Ra Mamak sebagai Bupati Sumenep karena ia melihat Ra Mamak mumpuni dalam membangun Sumenep lebih baik dari berbagai sektor.

“Ra Mamak, satu-satunya pemimpin yang memperkenalkan kami bahwa Sumenep Ibu Nusantara,” tegasnya.

Tidak tanggung-tanggung, gerakan relawan dan loyalis Ra Mamak itu sudah mengantongi 89.760 dukungan dalam bentuk fotocopy KTP.

Usai menyerahkan 89.760 fotocopy KTP kepada Ra Mamak, para relawan dan loyalis membuat pernyataan setia mendukung Ra Mamak.

“Kami tetap lewat partai, tapi selama ini kan biasanya partai yang menentukan dan sekarang kami, rakyat yang coba menawarkan kepada partai bukan sebaliknya,” ujarnya.

Kiai Bari menegaskan, Ra Mamak juga mendapat dukungan cukup besar dari sejumlah pesantren di Sumenep. Namun ia enggan merinci jumlah dan nama pesantren yang siap mendukung Ra Mamak. “Kami tidak bisa mempresentasikan tapi cukup besar,” tegasnya.

Ra Mamak merespon kesungguhan para relawan dan loyalisnya itu. Menurut Ketua DPC PPP Sumenep ini, gerakan relawan yang masif dan besar itu merupakan tantangan bagi dirinya.

“Ini sebagian suara dari masyarakat Sumenep yang tidak bisa dikesampingkan,” ujarnya kepada sejumlah wartwan usai acara.

Bermodal 7 kursi di DPRD Sumenep, PPP masih butuh berkoalisi dengan partai politik lain agar menemuhi syarat bisa mengusung pasangan calon. “Makanya harus berkoalisi,” ujarnya.

Sejauh ini Ra Mamak mengaku masih terus membangun komunikasi dengan partai politik lain. Ia termasuk diantara tujuh nama yang telah mendaftar di PKB. (ari/onk)