Akhbar

20 Tahun Sumenep Dipimpin Kiai, Ini Penilaian Fattah Jasin

Selasa, 21 Januari 2020 14:00 wib

...
Fattah Jasin usai menyerahkan berkas persyaratan pencalon bupati di kantor DPD PPP Sumenep (santrinews.com/bahri)

Sumenep – Setelah 32 tahun berkarir sebagai birokrat di Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Fattah Jasin kini akan kembali ke kota kelahirannya. Ia akan mewakafkan dirinya untuk warga Sumenep dengan maju sebagai calon bupati pada Pilkada 2020.

Gus Acing –sapaan akrab Fattah Jasin— mengaku telah berjasa memberikan kontribusi bagi pembangunan di kepulauan, Sumenep.

Baca juga: Doa Restu Kiai Azaim Sukorejo untuk Bacabup Sumenep Fattah Jasin

“Saat jadi Kadishub Jatim saya memberikan bantuan sebesar 25 miliar kepada Pemerintah Daerah,” kata Gus Acing usai menyerahkan berkas pendaftaran di kantor DPC PPP Sumenep, Selasa, 21 Januari 2020.

Ia tiba di kantor DPC PPP Sumenep pada pukul 12.00 WIB. Sebelumnya ia berziarah ke Asta Tinggi. Sama ketika mendaftar di PKB, ia juga ditemani mantan Gubenur Jawa Timur Imam Utomo.

Fattah Jasin berkomitmen untuk mensejahtrakan masyarakat Sumenep, mengentaskan kemiskinan dan pemerataan pembangunan dengan program yang telah dirancangnya. “Itu fokus saya nanti,” tegasnya.

Baca juga: Sumenep Butuh Sosok Pemimpin Ahli Strategi Seperti Arya Wiraraja

Ditanya soal 20 tahun Kabupaten Sumenep dipimpin kiai, ia mengatakan bahwa itu merupakan bagian dari gaya dalam memimpin. “Setiap orang punya karakteristik sendiri baik tentara, ulama atau kiai, itu hanya sebagai style dalam kepemimpinan,” tegasnya.

Yang terpenting, menurut Fattah, bagaimana seorang pemimpin itu mampu mensejahterakan masyarakat. Hal itu yang menjadi prioritas utamanya. (rus/onk)