Akhbar

Gandeng Pegadaian, Ikhtiar Muslimat NU Se-Madura Tingkatkan Ekonomi Umat

Sabtu, 30 November 2019 15:00 wib

...
Penandatanganan perjanjian kerjasama Muslimat NU se-Madura dengan PT Pegadaian (Persero) Area Pamekasan, di Hotel Panglima, Sampang, Jumat, 29 Nopember 2019 (santrinews.com/istimewa)

Sampang – Pimpinan Wilayah Muslimat NU Jawa Timur melalui Koperasi An-Nisa melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan PT Pegadaian (Persero) Area Pamekasan, di aula Hotel Panglima, Sampang, Jumat, 29 Nopember 2019.

Kerjasama ini sebagai bagian langkah upaya Muslimat NU dalam pengembangan ekonomi umat di kawasan Madura.

Disaksikan Ketua Koperasi An-Nisa Muslimat NU Jatim Hj Yayuk Wahyunengse dan Deputi PT Pegadaian area Pamekasan Muhammad Efendi, penandatangan dilakukan oleh Ketua Koperasi An-Nisa di masing-masing empat kabupaten yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep.

Baca juga: Muslimat NU, Pelopor Utama Membumikan Dakwah Aswaja

Penandatangan perjanjian ini sebagai tindaklanjut dari yang telah dilakukan Pimpinan Pusat Muslimat NU dalam rangka melayani pengembangan dan pemberdayaan ekonomi umat, serta menjadikan koperasi An-nisa di Madura sebagai agen dalam pemberdayaan ekonomi.

Hj Yayuk Wahyunengse mengatakan, kerjasama antara kopreasi An-Nisa dengan pegadaian ini sengaja diawali di pulau Madura, sebagai roll mode untuk kemudian dikembangkan di daerah lain.

Menurut Wakil Ketua Bidang Ekonomi dan Koperasi PW Muslimat NU Jatim ini, memilih Koperasi An-Nisa sebagai awal bentuk kerjasama karena Madura sangat strategis dalam pengembangan ekonomi, dan masyarakatnya memiliki ciri khas kuat dalam beragama.

Baca juga: Majukan Madura, Kadin Jatim: Perkuat Ekonomi Berbasis Pesantren

Hal tersebut dapat dibuktikan antara lain lebih memikirkan menunaikan rukun Islam kelima. Dan itu sesuai dengan apa yang telah dikerja samakan dengan pihak pegadaian.

“Kita mencari role model di Madura untuk kemudian dikembangkan di daerah lain. Karena Madura mayoritas Muslim, pekerja tangguh dan lebih memberikan perhatian lebih menunaikan rukun Isalm kelima yakni ibadah haji. Dan ini sesuai dengan program yang telah dikerjasamakan dengan pihak pegadaian,” tegasnya.

Sementara itu, Deputi Bisnis Pegadaian Area Pamekasan Muhammad Efendi menjelaskan, kerjasama ini bisa saling munguntungkan antara kedua pihak sehingga bisa mengantarkan kesejahteraan ekonomi di lingkungan keluarga Muslimat NU.

Baca juga: Bupati Baddrut Tamam Paparkan Potensi Madura di Bisnis Forum Jatim

Yakni melalui program-program yang dikerja samakan, termasuk arrum haji atau pembiayaan untuk mendapat porsi haji secara syariah.

“Kerjasama ini sangat tepat karena Muslimat NU memiliki potensi yang besar. Karena itu kita berharap kerjasasama bisa saling menguntungkan kedua belah pihak, serta dapat menunjang program-program yang telah disepakati termasuk arrum haji,” harapnya. (nuo/red)